Menabung Emas: Keuntungan atau Kerugian? bagaimana Investasi yang Aman

Seputaremas.co.id | 22 Februari 2024 Jakarta – Emas telah menjadi ladang investasi favorit bagi banyak orang, dianggap sebagai tempat yang aman (safe haven) yang dapat melindungi kekayaan pada masa krisis, Selama periode ketidakpastian ekonomi, orang cenderung beralih ke emas sebagai bentuk investasi yang stabil dan aman. Namun, apakah menabung emas secara online atau dalam bentuk fisik benar-benar menguntungkan? Mari kita tinjau keuntungan dan kerugian dari investasi menabung emas.

Keuntungan Menabung Emas

  1. Mudah Dicairkan
    Salah satu keuntungan utama dari menabung emas adalah kemudahan dalam pencairan. Emas bisa dijual dengan cepat ketika diperlukan uang tunai. Untuk emas perhiasan, dapat dijual ke toko emas, sementara emas batangan atau logam mulia bisa digadai atau dijual ke institusi seperti Pegadaian dan Antam. Tabungan emas online juga memungkinkan transaksi jual yang mudah melalui aplikasi.
  2. Harga yang Cenderung Stabil
    Menabung emas membantu melindungi nilai kekayaan karena harga emas cenderung stabil. Meskipun naik atau turun, fluktuasi harganya tidak sekuat saham, menjadikan emas investasi yang aman dengan risiko minimal.
  3. Bebas Pajak
    Investasi dalam emas dapat memberikan keuntungan pajak. Tidak seperti deposito atau surat utang, menabung emas tidak dikenakan pajak penghasilan (PPh) Pasal 22 kepada pembeli, membuatnya menjadi pilihan investasi yang lebih bebas pajak.
  1. Bebas Bunga
    Menabung emas mengikuti prinsip syariah, sehingga tidak ada unsur bunga dalam transaksi. Ini membuatnya sesuai untuk mereka yang mencari investasi yang bebas bunga dan sesuai dengan prinsip syariah.
  2. Modal Kecil
    Investasi emas online memungkinkan modal yang lebih kecil dibandingkan dengan membeli emas fisik. Beberapa platform bahkan menawarkan modal mulai dari Rp 5.000 atau bahkan sebesar Rp 100.

Kerugian Menabung Emas

  1. Tidak Memberi Penghasilan Tambahan Rutin
    Salah satu kekurangan menabung emas adalah tidak memberikan penghasilan tambahan secara rutin seperti investasi lainnya, seperti deposito atau obligasi. Keuntungan baru diperoleh saat emas dijual, dan itu pun jika harga jual lebih tinggi dari harga beli.
  2. Harus Menabung Emas Jangka Panjang Baru Untung
    Keuntungan nyata dari menabung emas baru terasa dalam jangka panjang, khususnya lebih dari lima tahun. Investasi jangka pendek mungkin hanya memberikan keuntungan yang terbatas, dan untuk hasil optimal, dibutuhkan kesabaran dan waktu.
  3. Emas Palsu
    Terdapat risiko emas palsu, terutama ketika membeli emas fisik. Beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab dapat melakukan pemalsuan emas dengan menutupi perak dengan lapisan emas. Penting untuk memastikan pembelian emas dari toko terpercaya atau platform online yang terdaftar secara resmi.
  4. Biaya Penitipan dan Administrasi
    Menabung emas online tidak luput dari biaya, seperti biaya administrasi, transaksi jual atau beli, serta biaya penitipan emas per tahun. Meskipun modal awal bisa kecil, adanya biaya-biaya ini perlu diperhitungkan dalam pengelolaan investasi.

Menabung emas bisa menjadi pilihan investasi yang aman, terutama untuk jangka panjang, namun, penting untuk memahami baik keuntungan maupun risiko yang terkait. Melakukan penelitian yang cermat dan berinvestasi sesuai dengan tujuan keuangan pribadi adalah langkah bijak untuk memaksimalkan potensi hasil investasi emas. (red)

Leave a Reply